Knicks Berhasil Kalahkan Nets Atas Peforma Gemilang Anthony. New York Knicks meraih kemenangan telak 134-98 atas Brooklyn Nets pada 9 November 2025, di mana Karl-Anthony Towns menjadi bintang utama dengan kontribusi 28 poin dan 12 rebound. Pertandingan ini, yang digelar di Madison Square Garden, jadi bukti betapa solidnya Knicks musim ini, terutama di kandang sendiri di mana mereka belum terkalahkan. Kemenangan keempat beruntun ini dorong rekor Knicks jadi 6-3, sementara Nets terpuruk di dasar Wilayah Timur. Performa gemilang Towns tak hanya pecah rekor poin tim di laga itu, tapi juga ciptakan momentum positif bagi skuad yang haus playoff. Di tengah rivalitas kota yang panas, Knicks tunjukkan superioritas dengan serangan meledak dan pertahanan rapat. Apa yang bikin malam itu begitu spesial, dan bagaimana ini pengaruhi perjalanan mereka ke depan? BERITA TERKINI
Performa Gemilang Karl-Anthony Towns yang Meledak: Knicks Berhasil Kalahkan Nets Atas Peforma Gemilang Anthony
Karl-Anthony Towns tampil seperti mesin tak terhentikan sepanjang laga. Dengan 28 poin dari 11 tembakan tepat sasaran, termasuk tiga dari empat upaya jarak jauh, ia langsung atur tempo sejak kuarter pertama. Tak hanya ofensif, 12 reboundnya—termasuk enam ofensif—bantu Knicks kuasai papan pantul dengan margin 52-40. Towns, yang baru bergabung musim panas lalu, seolah balas dendam atas start lambat Nets dengan pick-and-roll mematikan yang buka ruang bagi rekan setim.
Yang bikin performanya istimewa, Towns tak egois: enam assistnya ciptakan peluang mudah, seperti alley-oop ke Julius Randle yang sumbang 22 poin. Di babak kedua, saat Nets coba bangkit, Towns blok dua tembakan krusial yang picu serangan balik cepat. Ini bukan pertama kalinya ia bersinar melawan Nets—musim lalu ia cetak 25 poin di laga serupa—tapi kali ini terasa lebih dominan. Pelatih Tom Thibodeau puji Towns sebagai “pilar tim”, menekankan bagaimana adaptasinya ke sistem Knicks bikin serangan tim naik 15 poin per laga rata-rata. Bagi penggemar, ini konfirmasi bahwa akuisisi Towns senilai 220 juta dolar bukan sia-sia; ia jadi X-factor yang Knicks butuhkan untuk tantang tim unggulan seperti Boston.
Dominasi Knicks di Kandang dan Kelemahan Nets yang Terpapar: Knicks Berhasil Kalahkan Nets Atas Peforma Gemilang Anthony
Madison Square Garden berubah jadi benteng tak tertembus bagi Knicks musim ini, dengan rekor 6-0 yang impresif. Di laga ini, mereka cetak 134 poin—skor tertinggi musim—berkat shooting efisien 54 persen dari lapangan dan 42 persen dari jarak tiga. Serangan tim mengalir lancar, dengan 32 assist gabungan yang tunjukkan chemistry kolektif. Jalen Brunson tambah 20 poin dan delapan assist, sementara OG Anunoby kunci pertahanan dengan tiga steal yang batasi Nets di bawah 100 poin.
Sementara itu, Nets terlihat kewalahan, terutama tanpa strategi jelas di kuarter ketiga di mana Knicks spurt 40-22. Cam Thomas coba selamatkan tim dengan 24 poin, tapi turnover 18 kali Nets berujung 28 poin mudah bagi Knicks. Ini laga ke-10 Nets yang kalah dari 12 terakhir, soroti masalah rebuild mereka: kurang kedalaman dan inkonsistensi di transisi. Knicks manfaatkan itu dengan pertahanan zona yang fleksibel, paksa Nets ambil tembakan buruk dari luar. Rivalitas Battle of the Boroughs ini biasanya ketat, tapi kali ini Knicks unggul telak, tingkatkan kepercayaan diri jelang homestand panjang. Thibodeau sebut ini “statement win”, karena Nets wakili tim playoff potensial yang mereka kalahkan dengan mudah.
Implikasi untuk Rekor dan Jadwal Mendatang
Kemenangan ini tak hanya tambah angka di kolom kemenangan, tapi juga solidkan posisi Knicks di puncak Wilayah Timur. Dengan empat kemenangan beruntun, termasuk dua melawan tim divisi, mereka naik ke peringkat tiga klasemen—hanya selisih dua kemenangan dari Boston. Serangan Knicks musim ini naik drastis, rata-rata 115 poin per laga, berkat integrasi Towns yang lengkapi duo Brunson-Randle. Pertahanan juga top-tier, batasi lawan di bawah 100 poin dalam tiga dari empat kemenangan terakhir.
Bagi Nets, kekalahan ini tambah tekanan pada manajemen yang fokus tanking untuk draft pick tinggi. Mereka duduk di posisi 13 Wilayah Timur dengan rekor 2-7, dan performa buruk ini bisa picu perubahan roster lebih lanjut. Knicks, di sisi lain, hadapi ujian berat: tandang ke Milwaukee dan Philadelphia dalam seminggu. Jika momentum ini bertahan, mereka bisa curi seri panjang yang bawa ke playoff lebih awal. Analis lihat Knicks sebagai sleeper tim, terutama dengan kedalaman cadangan seperti Miles McBride yang sumbang 12 poin off bench. Tantangan cedera ringan pada Anunoby juga teratasi, buat skuad lebih tangguh. Secara keseluruhan, laga ini jadi turning point yang konfirmasi Knicks siap bersaing di liga yang ketat.
Kesimpulan
Kemenangan telak Knicks atas Nets, didorong performa gemilang Karl-Anthony Towns, adalah pernyataan kuat bahwa tim ini siap tempur musim panjang. Dari dominasi kandang hingga chemistry ofensif yang meledak, Knicks tunjukkan potensi juara Wilayah Timur. Bagi penggemar, ini alasan untuk optimis: skuad yang solid, bintang yang bersinar, dan momentum yang tak terbendung. Musim 2025-2026 masih panjang, tapi start seperti ini sudah cukup buat mimpi gelar terasa nyata. Knicks bukan lagi underdog—mereka kontender sungguhan, siap guncang liga dengan gaya mereka sendiri.