Josh Hart Antusias Dengan Mike Brown Sebagai Pemimpin. Di tengah hiruk-pikuk persiapan musim NBA 2025-26, New York Knicks mendapat suntikan semangat dari salah satu pemain andalannya. Josh Hart, wing versatile yang dikenal dengan energi tak terbatas, menyatakan antusiasmenya yang tinggi terhadap Mike Brown sebagai pelatih kepala baru. Pernyataan ini muncul tepat setelah latihan tim pada Selasa lalu, di mana Hart bercanda bahwa ia siap “minta trade” jika Brown tak pertahankan posisinya di starting lineup. Brown, yang baru diumumkan sebagai pengganti Tom Thibodeau pada Juli 2025, langsung dapat sambutan hangat dari bintang Knicks seperti Hart dan Jalen Brunson. Mereka puji pendekatan Brown yang “ingin dorong timnya dengan segala cara”. Kabar ini datang saat Knicks bersiap hadapi laga pembuka melawan Boston Celtics pada 22 Oktober, dengan Hart yang sempat absen satu sesi karena sakit ringan. Bagi tim yang finis semifinal Timur musim lalu, antusiasme ini jadi modal kuat untuk bangun chemistry baru di Madison Square Garden, meski tantangan Eastern Conference tetap sengit. MAKNA LAGU
Antusiasme Josh Hart terhadap Kepemimpinan Mike Brown: Josh Hart Antusias Dengan Mike Brown Sebagai Pemimpin
Josh Hart tak segan ungkapkan kegembiraannya soal Mike Brown, pelatih berpengalaman yang dibawa Knicks dari Sacramento Kings. Dalam sesi media day akhir September, Hart bilang Brown punya cara unik dorong pemain, sesuatu yang ia rasakan sejak pertemuan pertama. “Dia ingin push timnya in any way shape he can,” kata Hart, sambil tertawa ingat momen lucu saat ia salah sebut nama pelatih baru sebagai “Michael Brown” di podcast pribadinya. Antusiasme ini bukan sekadar basa-basi; Hart, yang musim lalu catat rata-rata 8,3 poin dan 8,5 rebound dari bench, lihat Brown sebagai sosok yang bisa maksimalkan peran energinya di lapangan.
Brunson, point guard utama Knicks, ikut dukung pernyataan Hart, sebut Brown bawa energi segar yang dibutuhkan setelah era Thibodeau yang intens. Keduanya sudah rasakan sentuhan Brown di latihan preseason, di mana fokus pada drill transisi cepat dan akuntabilitas defensif. Hart bahkan bercanda soal starting spot-nya: “Kalau dia tak masukin saya dari awal, saya mungkin minta trade,” katanya di konferensi pers, tapi langsung tambah bahwa ia siap lakukan apa pun demi tim. Sakit ringan yang bikin Hart absen satu laga preseason tak redam semangatnya; Brown konfirmasi Hart siap comeback penuh untuk pembuka musim. Antusiasme ini sebar ke locker room, ciptakan vibe positif yang Knicks butuh setelah offseason penuh perubahan.
Latar Belakang Mike Brown dan Transisi ke Knicks: Josh Hart Antusias Dengan Mike Brown Sebagai Pemimpin
Mike Brown, berusia 55 tahun, bukan pendatang baru di NBA. Ia punya rekam jejak solid sebagai pelatih kepala Cavaliers (2005-2010, 2013-2014) dengan dua kali bawa tim ke Final, plus gelar Coach of the Year 2009. Di Kings sejak 2022, Brown ubah tim jadi powerhouse Barat dengan rekor 48-34 musim lalu, berkat skema pertahanan switch-heavy dan rotasi dalam. Pengangkatan ke Knicks pada Juli 2025 jadi langkah berani manajemen Leon Rose, ganti Thibodeau yang habis kontrak setelah playoff kecewa. Brown langsung integrasikan filosofinya: dorong pemain lewat kompetisi internal dan feedback langsung.
Hart, yang bergabung Knicks via trade 2023, lihat kesamaan antara gaya Brown dan Thibodeau—keduanya tegas soal hustle—tapi Brown tambah elemen fleksibel. “Saya honored and excited jadi pelatih baru,” kata Brown di pengumuman, janji adaptasi cepat dengan talenta Knicks seperti Brunson, OG Anunoby, dan Hart. Transisi ini mulus berkat pengalaman Brown tangani superstar seperti LeBron James dulu, yang bantu ia pahami dinamika ego di tim kompetitif. Preseason tunjukkan hasil awal: Knicks menang dua dari empat laga, dengan Hart kontribusi 10 poin dan 7 rebound per game sebelum absen singkat. Brown juga puji Hart sebagai “glue guy” yang esensial untuk chemistry, bikin antusiasme dua arah ini terasa autentik.
Strategi Rotasi Brown dan Dampak pada Performa Knicks
Salah satu alasan utama antusiasme Hart adalah strategi rotasi bold Brown, yang rencanakan perluas lineup jadi 9-10 pemain untuk jaga kesegaran. Musim lalu, Hart sering overload di menit akhir karena kedalaman tipis Knicks, tapi Brown janji bagi beban lebih merata. “Ini bantu Josh dan yang lain fresh sepanjang musim,” kata Brown, yang sudah terapkan di Kings dengan sukses kurangi cedera. Hart setuju, bilang ia siap adaptasi posisi—dari guard ke forward—selama tim menang. Strategi ini krusial di Eastern Conference yang punya rival kuat seperti Celtics dan Sixers.
Dampaknya langsung terasa di preseason: Knicks tingkatkan efisiensi transisi 12 persen dibanding musim lalu, berkat drill Brown yang libatkan Hart di pick-and-roll variatif. Meski Hart absen satu laga karena illness, Brown konfirmasi itu tak ganggu rencana jangka panjang. Dengan tambahan Mikal Bridges via trade offseason, rotasi Brown beri peluang Hart fokus defensif—ia juara rebound ofensif di tim—sambil kurangi risiko kelelahan. Pengamat lihat ini bisa bantu Knicks capai 50 kemenangan lagi, terutama kalau Hart pertahankan double-double-nya. Antusiasme Hart juga infeksius, dorong pemain muda seperti Miles McBride naik level. Secara keseluruhan, pendekatan Brown ciptakan tim lebih adaptif, siap hadapi jadwal padat NBA.
Kesimpulan
Antusiasme Josh Hart terhadap Mike Brown sebagai pemimpin baru Knicks jadi cerita positif di awal musim 2025-26, tunjukkan chemistry awal yang solid. Dari pujian Hart soal dorongan Brown hingga strategi rotasi yang bantu kesegaran pemain, duo ini punya potensi ubah Knicks jadi kontender serius Timur. Dengan Hart siap comeback penuh dan Brown terapkan filosofi terbukti, tim ini tak cuma antusias—mereka siap beraksi. Bagi penggemar Knicks, ini janji musim penuh hustle dan kemenangan, di mana energi Hart dan visi Brown bisa bawa trofi lama ke Garden. NBA musim ini panjang, tapi start seperti ini bikin Knicks layak diwaspadai.