JJ Redick Minta Lakers Bermain Lebih Panas di Babak Kedua. JJ Redick tak puas dengan penampilan Los Angeles Lakers di babak pertama beberapa laga terakhir. Pelatih rookie ini secara terbuka minta anak asuhnya tampil lebih “panas” dan intens sejak tip-off, terutama di babak kedua musim 2025-2026. Pernyataan ini muncul setelah kemenangan tipis atas Memphis Grizzlies pada 20 November 2025, di mana Lakers lagi-lagi start lambat tapi akhirnya selamat berkat comeback kuarter ketiga dan keempat. Redick tekankan bahwa di era roster bertabur bintang seperti Luka Doncic dan LeBron James, tak ada alasan lagi untuk main setengah gas di awal laga. INFO CASINO
Start Lambat yang Jadi Kebiasaan Buruk: JJ Redick Minta Lakers Bermain Lebih Panas di Babak Kedua
Lakers sering tertinggal dua digit di kuarter pertama dan kedua, sebelum akhirnya bangkit di babak kedua. Pola ini terulang di beberapa pertandingan awal musim, termasuk saat menghadapi tim-tim kuat di Barat. Redick sebut hal ini karena kurangnya fokus sejak pemanasan dan locker room talk yang belum sepenuhnya nancap. “Kita punya talenta luar biasa, tapi basket dimenangkan dengan energi dan eksekusi sejak menit pertama,” katanya tegas di konferensi pers. Ia bandingkan dengan tim lawan yang langsung gaspol, sementara Lakers masih cari ritme, sering karena terlalu santai mengandalkan nama besar.
Permintaan Intensitas Tinggi di Babak Kedua: JJ Redick Minta Lakers Bermain Lebih Panas di Babak Kedua
Redick tak cuma bicara, tapi langsung terapkan di latihan. Ia tambah drill transisi cepat dan simulasi situasi tertinggal untuk latih mentalitas comeback jadi preventif, bukan reaktif. Di babak kedua laga kontra Grizzlies, Lakers langsung ubah gaya: defense lebih agresif, rebound keras, dan serangan lebih cepat dengan ball movement yang melibatkan semua pemain. Hasilnya, run 20-5 di kuarter ketiga yang balikkan keadaan. Redick puji respons pemain, terutama LeBron yang lebih vocal dan Doncic yang atur tempo dengan matang. Ia ingin ini jadi standar baru, bukan penyelamatan sesaat.
Dampak Positif dan Harapan ke Depan
Perubahan ini sudah mulai terlihat. Lakers kini punya rekor kandang sempurna di lima laga terakhir, dengan babak kedua selalu dominan. Pemain seperti Austin Reaves dan Rui Hachimura juga lebih lepas karena energi tim lebih tinggi. Redick yakin, jika intensitas babak kedua ini dibawa sejak awal, Lakers akan sulit dikalahkan siapa pun. Tantangan berikutnya adalah jadwal padat Desember, di mana kelelahan bisa jadi musuh. Tapi dengan pesan “lebih panas” ini, Redick harap timnya jadi lebih konsisten dan siap tempur dari peluit pertama hingga akhir.
Kesimpulan
Permintaan JJ Redick agar Lakers bermain lebih panas di babak kedua jadi alarm keras bagi tim yang punya potensi juara. Start lambat bisa fatal di playoff, dan Redick tahu itu lebih baik daripada siapa pun sebagai pelatih baru. Dengan respons positif dari para bintang dan peningkatan performa belakangan, pesan ini sepertinya sudah meresap. Lakers musim ini bukan cuma soal talenta, tapi juga mentalitas pemenang yang harus dinyalakan sejak awal. Jika berhasil, gelar bukan lagi mimpi, tapi target realistis.