Doncic Mencetak Rekor Baru Saat Lakers Kalahkan Clippers. Malam yang penuh gairah di Crypto.com Arena pada 25 November 2025 menjadi saksi kemenangan telak Los Angeles Lakers atas Clippers dengan skor 135-118, menyempurnakan dominasi mereka di grup NBA Cup. Lakers, yang kini meraih rekor 13-4 dan perpanjang streak kemenangan jadi lima laga, bangkit dari start lambat awal laga untuk amankan posisi lolos knockout. Luka Doncic jadi bintang utama, mencetak 43 poin, sembilan rebound, dan 13 assist—hampir triple-double—dalam penampilan yang pecahkan rekor franchise. Ia catat game ke-7 dengan 40+ poin sebagai Laker, lewati Magic Johnson di peringkat 10 daftar sepanjang masa, dan samakan rekor Magic untuk 40-point double-double keenam. Di tengah sorak suporter tuan rumah yang bergemuruh, kemenangan ini tak hanya tambah poin, tapi juga kirim pesan kuat ke Barat: Lakers siap rebut gelar. Insiden panas dengan Kris Dunn tambah bumbu, tapi fokus malam itu pada Doncic yang sulap rivalitas jadi pesta pribadi. INFO CASINO
Dominasi Doncic: 43 Poin yang Hancurkan Pertahanan Clippers: Doncic Mencetak Rekor Baru Saat Lakers Kalahkan Clippers
Luka Doncic tak beri ruang bernapas bagi Clippers, mulai dengan lima three-pointer sempurna di kuarter pertama—rekor musimnya—untuk unggul 35-28. Ia selesaikan malam dengan tujuh three dari 10 upaya, efisiensi 70 persen yang bikin Kawhi Leonard kewalahan. Dengan 43 poin, ini game 40+ kelimanya musim ini, tapi yang spesial: ia lewati Magic Johnson dengan total tujuh 40-point game sebagai Laker. “Aku suka main lawan mereka; kami sering ketemu di playoff, mereka kalahin aku dua kali dulu,” kata Doncic pasca-laga, sambil senyum ingatkan rivalitas. Assist 13-nya ciptakan ruang bagi Austin Reaves (31 poin) dan LeBron James (25 poin), sementara sembilan rebound tunjukkan dominasi dua arah. Clippers, yang rank bawah di pertahanan, kebobolan 135 poin—tertinggi musim—dengan Doncic eksploitasi pick-and-roll untuk 62 poin di paint. Penampilannya ini bukan kebetulan; offseason fokus fisik buat ia capai versi terbaik, dan malam itu, ia jadi konduktor orkestra Lakers yang tak tergoyahkan.
Rekor Baru: Lewati Magic Johnson di Daftar Sejarah Lakers: Doncic Mencetak Rekor Baru Saat Lakers Kalahkan Clippers
Rekor Doncic jadi sorotan utama: dengan 40+ poin, ia naik ke peringkat 10 daftar sepanjang masa Lakers, lewati Magic Johnson yang punya enam. Ia juga samakan Magic untuk 40-point double-double keenam, dan ikat Kobe Bryant serta Jerry West di daftar serupa. “Ini spesial; Magic legenda, dan main di tim ini mimpi,” kata Doncic, yang sejak trade ke Lakers Februari lalu, catat 41 game 40+ poin secara keseluruhan—naik ke peringkat empat di antara pemain aktif, lewati Anthony Davis. Rekor ini datang di momen tepat: Lakers clinch grup NBA Cup, dan Doncic pimpin offense dengan 57.5 persen field goal tim—termasuk 44.8 persen dari tiga. Pelatih JJ Redick puji: “Luka set tone awal; ia bawa kami lewat badai.” Ini rekor kelima kalinya musim ini, kontras start lambat Lakers yang kini 9-1 di 10 laga terakhir. Clippers, meski Harden cetak 29 poin, tak punya jawaban—mereka kalah 17 poin di kuarter keempat, di mana Doncic tambah delapan poin.
Insiden Panas dengan Kris Dunn: Bumbu Rivalitas Battle of LA
Duel tak lengkap tanpa drama: di menit 3:37 kuarter keempat, Kris Dunn dorong bola ke dada Doncic setelah no-call foul, picu konfrontasi. Jaxson Hayes bela Doncic dengan dorongan balik, dan Dunn usir setelah dua technical foul—satu untuk dorong, satu untuk cubit Hayes. Doncic lolos tanpa hukuman, tapi bilang: “Itu cheap shot dari belakang; aku tak takut, wasit yang putuskan.” Insiden ini tambah panas Battle of LA, ingatkan rivalitas playoff dulu saat Doncic di Dallas. Clippers, yang kalah 11 dari 13 laga terakhir, tambah frustrasi—Leonard cetak 19 poin tapi plus/minus -14, sementara Zubac double-double sia-sia. Lakers, dengan bench sumbang 52 poin, tunjukkan kedalaman; Reaves dan James duet sempurna dengan Doncic untuk 99 poin gabungan. Drama ini justru perkuat bonding Lakers, di mana Hayes dapat technical tapi Doncic tawarkan bayar denda: “Ia jaga punggungku.”
Kesimpulan
Kemenangan 135-118 atas Clippers jadi malam Doncic, di mana 43 poin dan rekor baru lewati Magic Johnson perkuat klaim Lakers sebagai contender Barat. Dengan 13 assist dan sembilan rebound, ia tak hanya pecahkan sejarah franchise, tapi juga pimpin tim clinch NBA Cup grup—streak lima kemenangan yang bangun momentum jelang Desember. Insiden Dunn tambah bumbu, tapi fokus pada Doncic yang sulap rivalitas jadi motivasi. Bagi Lakers, ini bukti chemistry Doncic-James-Reaves mematikan; bagi Clippers, pukulan ke-11 dari 13 laga. Di NBA penuh kejutan, rekor ini ingatkan bahwa satu malam bisa ubah narasi musim—Dan Doncic, kini ikon Lakers, siap bawa trofi pulang.