Anthony Edwards Sudah Bisa Kembali Bermain di NBA. Kabar gembira datang dari Minnesota Timberwolves di awal musim NBA 2025-26, ketika bintang utama mereka, Anthony Edwards, resmi kembali ke lapangan setelah absen karena cedera hamstring kanan. Comeback ini terjadi pada Rabu malam, 5 November, saat Timberwolves bertandang ke markas New York Knicks di Madison Square Garden. Pada usia 24 tahun, Edwards yang sudah tiga kali jadi All-Star langsung tunjukkan semangat juangnya, meski masih terlihat sedikit berkarat setelah melewatkan empat pertandingan. Pengumuman resmi dari tim menyatakan ia telah dibebaskan untuk aktivitas kontak penuh, dan keputusan untuk memainkannya diambil setelah latihan terakhir menunjukkan kondisi prima. Bagi penggemar Timberwolves, momen ini seperti suntikan adrenalin, terutama setelah tim sempat goyah tanpa kehadirannya. Di tengah kekalahan 137-114 dari Knicks, return Edwards jadi titik terang, mengingatkan semua bahwa ia tetap pilar harapan untuk musim yang penuh ambisi ini. BERITA TERKINI
Konteks Cedera dan Proses Pemulihan yang Cepat: Anthony Edwards Sudah Bisa Kembali Bermain di NBA
Cedera Edwards bermula pada 26 Oktober lalu, saat pertandingan pembuka kandang melawan Indiana Pacers. Hanya tiga menit bermain, ia merasakan ketegangan di hamstring kanan setelah melakukan layup keras di transisi cepat. Tim langsung tarik ia keluar, dan pemeriksaan MRI mengonfirmasi strain ringan yang memaksa absen minimal dua minggu. Awalnya, prediksi pemulihan mencapai delapan pertandingan, tapi Edwards yang dikenal pekerja keras langsung terjun ke rehab intensif. Dari terapi fisik hingga latihan kontak bertahap, ia ikuti protokol ketat di bawah pengawasan staf medis. Pada 3 November, tim umumkan ia sudah boleh latihan penuh, dan dua hari kemudian, ia bergabung di shootaround pagi sebelum laga Knicks. Pelatih Chris Finch bilang keputusan return didasari penampilan Edwards yang “kembali normal” di scrimmage. Ini bukan cedera pertama jenis soft tissue baginya, tapi yang pertama membuatnya absen signifikan di musim reguler. Tanpa ia, Timberwolves catat rekor 2-2, menang atas tim lemah tapi kalah dari kontender Barat. Proses cepat ini tunjukkan dedikasi Edwards, yang sering latihan ekstra untuk jaga kondisi atletisnya yang luar biasa.
Performa di Laga Comeback dan Adaptasi Awal: Anthony Edwards Sudah Bisa Kembali Bermain di NBA
Di debut kembali melawan Knicks, Edwards bermain 28 menit dengan kontribusi 15 poin, lima rebound, dan tiga assist. Meski akurasi tembakan baru 5-dari-13, ia tunjukkan rust yang wajar setelah 10 hari istirahat. Beberapa turnover di babak pertama jadi bukti ia butuh waktu sinkronisasi dengan Julius Randle dan Donte DiVincenzo yang baru gabung. Namun, di kuarter ketiga, Edwards mulai panas dengan dua three-pointer krusial yang sempat perkecil defisit. Ia juga ambil tugas defensif berat, guard Jalen Brunson yang drop 40 poin malam itu. Edwards akui pasca-laga: “Saya coba main lebih tradisional hari ini, fokus defense daripada langsung agresif.” Ini strategi bijak untuk hindari kekambuhan, terutama di jadwal padat. Meski Timberwolves kalah telak karena defense bobrok di babak kedua—kebobolan 83 poin—kehadiran Edwards angkat semangat tim. Ia jadi leader vokal, sering koordinasi di timeout untuk atasi run lawan. Performa ini, meski belum maksimal, janjikan ledakan di laga mendatang, terutama saat stamina pulih total.
Dampak Jangka Panjang bagi Timberwolves dan Harapan Musim
Kembalinya Edwards langsung ubah dinamika Timberwolves, yang kini punya senjata utama untuk kompetisi Barat. Tanpa ia, tim bergantung pada Randle yang rata-rata 25 poin, tapi kurang eksplosivitas di perimeter. Kini, dengan Edwards fit, offense bisa lebih seimbang—pick-and-roll dengan Rudy Gobert jadi mematikan lagi. Finch rencanakan batasi menitnya di 30-an untuk beberapa laga, sambil pantau beban hamstring. Implikasinya besar: Timberwolves incar posisi atas klasemen, hindari play-in seperti musim lalu. Edwards, yang musim kemarin pimpin tim ke final Barat, bilang ia lebih lapar setelah istirahat paksa ini. Di sisa November, dengan matchup lawan tim kuat seperti Denver dan Lakers, return-nya jadi kunci konsistensi. Bagi skuad muda seperti Terrence Shannon Jr., kehadiran Edwards jadi mentor langsung. Secara keseluruhan, ini titik balik—Timberwolves bisa jadi ancaman serius jika Edwards pertahankan kesehatan sepanjang musim panjang.
Kesimpulan
Kembalinya Anthony Edwards ke lapangan adalah berita terbaik bagi Timberwolves di musim yang baru mulai. Dari cedera hamstring yang singkat hingga performa comeback yang menjanjikan, ia buktikan statusnya sebagai superstar sejati. Timberwolves kini lebih lengkap, siap hadapi tantangan dengan semangat baru. Bagi penggemar, ini pengingat bahwa basket penuh kejutan, tapi talenta seperti Edwards selalu bangkit lebih kuat. Musim ini masih panjang, tapi dengan Edwards di lapangan, harapan playoff dalam bahkan gelar jadi semakin nyata—satu dunk pada satu waktu.