Brooks Membuat Suns Hampir Dikalahkan Warriors. Drama tinggi tersaji di laga Phoenix Suns kontra Golden State Warriors pada 18 Desember 2025 malam waktu setempat. Suns akhirnya menang tipis 99-98 berkat free throw Jordan Goodwin di detik terakhir, tapi Dillon Brooks jadi pusat perhatian karena hampir buat timnya kalah sendiri. Brooks tampil panas dengan 24 poin, tapi aksi flagrant foul-nya pada Steph Curry di menit akhir beri Warriors kesempatan samakan skor dan nyaris balikkan keadaan. Laga ini penuh kontroversi, tunjukkan sisi intens Brooks yang sering jadi pisau bermata dua. BERITA BASKET
Performa Panas Brooks di Awal Laga: Brooks Membuat Suns Hampir Dikalahkan Warriors
Brooks langsung on fire sejak tip-off. Ia cetak 20 poin hanya di babak pertama, termasuk 4 three-pointer dari 6 attempt, jadi satu-satunya alasan Suns tak tertinggal jauh. Saat tim shooting buruk secara keseluruhan, Brooks bawa energi ofensif dengan agresivitas khasnya. Ia juga kontribusi di rebound dan defense, bikin Warriors kesulitan di awal. Performa ini lanjut sepanjang laga, akhiri dengan 24 poin plus 7 rebound, bukti ia lagi di musim terbaik kariernya dengan rata-rata poin tinggi. Tanpa Brooks, Suns mungkin sudah blowout sejak kuarter pertama.
Insiden Flagrant Foul yang Nyaris Fatal: Brooks Membuat Suns Hampir Dikalahkan Warriors
Momen krusial terjadi di 38 detik terakhir saat Suns unggul 96-91. Brooks contest three-pointer Curry, tapi setelah bola lepas, ia pukul perut Curry yang jadi flagrant 1 setelah review. Ini beri Warriors dua free throw plus possession, yang dimanfaatkan Jimmy Butler untuk three-pointer samakan skor jadi 96-96. Aksi Brooks ini sebut bush league oleh Curry, dan jadi contoh intensitasnya yang kebablasan. Ia juga dapat technical foul lebih awal karena arguing, tunjukkan emosi sering ganggu tim di clutch time. Untungnya, Suns selamat berkat miss Brooks di akhir yang malah jadi offensive rebound untuk Goodwin.
Dampak bagi Kedua Tim dan Rivalitas
Kemenangan tipis ini hentikan skid Suns dan pertahankan posisi mereka di klasemen Barat. Brooks tetap dapat dukungan dari rekan seperti Devin Booker, yang bilang tim tak marah padanya karena energi positifnya lebih besar daripada negatif. Di sisi Warriors, kekalahan ini perpanjang streak buruk mereka, tapi beri motivasi ekstra untuk rematch dua hari kemudian. Rivalitas Brooks dengan Warriors tambah panas, dengan sejarah panjang yang sering libatkan Curry dan pemain lain. Insiden ini jadi bahan pembicaraan, tapi juga ingatkan bahwa gaya bermain Brooks beri edge kompetitif meski berisiko.
Kesimpulan
Dillon Brooks bikin Suns hampir kalah lawan Warriors lewat performa panas yang diikuti aksi kontroversial di akhir laga. Flagrant foul pada Curry nyaris balikkan defisit, tapi tim selamat dengan kemenangan 99-98. Ini tunjukkan Brooks jadi aset berharga dengan scoring dan intensitas, tapi juga liability di momen kritis. Laga ini tambah seru rivalitas kedua tim, dan kita tunggu rematch yang pasti lebih panas. Brooks tetap jadi figur yang bikin basket lebih hidup, asal tak kelewatan batas.