Abraham Damar Berikan Kunci Kalahkan RANS. Satria Muda Pertamina Bandung melanjutkan tren positif mereka di Indonesian Basketball League 2026. Dalam pertandingan tandang terbaru, tim asuhan Djordje Jovicic berhasil mengalahkan Rans Simba Bogor dengan skor meyakinkan 79-64 di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor. Kemenangan ini menjadi yang ketiga berturut-turut bagi Satria Muda, menempatkan mereka di posisi teratas klasemen sementara. Kapten tim, Abraham Damar Grahita, menjadi salah satu sosok kunci dengan kontribusi 14 poin, termasuk tembakan tiga angka penting. Pasca-laga, Abraham secara terbuka membagikan apa yang ia anggap sebagai faktor utama di balik keberhasilan tim mengatasi perlawanan tuan rumah. BERITA OLAHRAGA
Pendahuluan: Abraham Damar Berikan Kunci Kalahkan RANS
Laga melawan Rans Simba Bogor berlangsung ketat sejak awal. Satria Muda sempat tertinggal di kuarter pertama dan kedua, tapi mereka bangkit di paruh kedua. Abraham Damar Grahita, yang bermain selama 28 menit, mencetak tembakan tiga angka krusial di kuarter ketiga yang membawa tim unggul 54-51. Skor akhir 79-64 mencerminkan dominasi Satria Muda di kuarter keempat, di mana mereka mencetak 28 poin sementara Rans hanya 10 poin. Abraham, sebagai kapten, tidak hanya berkontribusi lewat poin, tapi juga memimpin tim dalam adaptasi dan penyesuaian strategi. Pernyataannya pasca-pertandingan menjadi sorotan karena langsung menyoroti elemen-elemen yang membuat tim bisa mengendalikan permainan.
Adaptasi dan Penyesuaian Strategi: Abraham Damar Berikan Kunci Kalahkan RANS
Abraham Damar Grahita menekankan bahwa kemampuan adaptasi menjadi kunci utama kemenangan. Menurutnya, sebagai pemain profesional, tim harus bisa membaca dan menyesuaikan diri dengan gaya permainan lawan. Rotasi Rans yang terbatas membuat pola permainan mereka mudah dibaca sepanjang laga. Abraham bilang timnya berhasil memanfaatkan hal itu dengan baik, terutama di babak kedua. Saat skor masih ketat, Satria Muda fokus pada penyesuaian pertahanan dan serangan. Hal ini terbukti efektif karena mereka mampu menutup ruang bagi pemain kunci Rans. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi tim yang selalu menekankan fleksibilitas, terutama di laga tandang di mana tekanan lebih besar.
Performa di Kuarter Akhir dan Pertahanan Solid
Salah satu poin yang disoroti Abraham adalah bagaimana tim menjaga fokus di kuarter keempat. Saat Rans berusaha mengejar, Satria Muda justru meningkatkan intensitas pertahanan. Mereka berhasil membatasi lawan hanya mencetak 10 poin di periode terakhir, sementara sendiri mencetak 28 poin melalui transisi cepat dan tembakan akurat. Abraham menyebut bahwa good things happen ketika tim bertahan dengan benar. Kontribusi dari pemain lokal seperti dirinya dan Yudha Saputera, yang muncul dari bangku cadangan dengan assist tinggi, membantu menjaga momentum. Pertahanan kolektif ini menjadi pembeda, di mana Satria Muda tidak memberi celah bagi Rans untuk comeback. Abraham menilai ketatnya skor hingga akhir justru membuat tim lebih tajam dalam eksekusi.
Kontribusi Kolektif dan Mental Juara
Abraham juga menyinggung kerja sama tim sebagai fondasi kesuksesan. Meski ada pemain asing seperti Jalen Jones dan Chad Brown yang mencetak double-double, peran pemain lokal tetap krusial. Tiga pemain mencatat 15 poin masing-masing, menunjukkan distribusi beban yang seimbang. Abraham menekankan bahwa mental untuk terus adjust dan tidak panik saat tertinggal menjadi penting. Sebagai kapten, ia memimpin dengan contoh melalui tembakan krusial dan kepemimpinan di lapangan. Kemenangan ini memperkuat keyakinan tim bahwa mereka bisa bersaing di level tinggi, terutama dengan chemistry yang semakin solid di awal musim.
Kesimpulan
Abraham Damar Grahita telah memberikan pandangan jelas mengenai kunci kemenangan Satria Muda atas Rans Simba Bogor. Dengan menekankan adaptasi, penyesuaian strategi, pertahanan kuat di momen akhir, serta kolaborasi tim, ia menunjukkan pemahaman mendalam tentang apa yang membuat tim ini menang. Tren tiga kemenangan beruntun menjadi bukti bahwa pendekatan ini efektif. Di tengah kompetisi ketat IBL 2026, performa seperti ini memperkuat posisi Satria Muda sebagai kandidat serius juara. Abraham dan rekan-rekannya kini punya modal kuat untuk terus melaju, selama tetap menjaga fokus dan kemampuan adjust seperti yang ia sampaikan. Tim ini berada di jalur tepat untuk meraih hasil lebih baik di sisa musim.