USA Stars Dominasi Stripes 47-21 di Final. Final All-Star Game Liga 1 2025/26 berlangsung meriah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu malam 15 Februari 2026. Team USA Stars—mewakili pemain-pemain berlabel bintang dari tim papan atas—mendominasi Team Stripes dengan skor telak 47-21. Pertandingan pameran ini, yang mempertemukan dua tim campuran terbaik liga dalam format 4×12 menit, menghadirkan aksi cepat, gol berlimpah, dan hiburan maksimal bagi lebih dari 65 ribu penonton yang memenuhi SUGBK. USA Stars, yang dipimpin Thom Haye (Persib), Marselino Ferdinan (Persija), dan David da Silva (Persib), tampil sangat superior sejak kuarter pertama hingga akhir. Dominasi ini menutup pekan ke-21 dengan cara spektakuler, sekaligus memberi jeda hiburan sebelum kompetisi reguler kembali bergulir. MAKNA LAGU
Performa Dominan USA Stars Sepanjang Laga: USA Stars Dominasi Stripes 47-21 di Final
USA Stars langsung mengambil alih kendali sejak menit awal. Kuarter pertama berakhir 15-4 berkat dua gol cepat Marselino Ferdinan dan satu tembakan jarak jauh Thom Haye. Stripes sempat membalas lewat gol striker Madura United di menit ke-8, tapi pertahanan Stars yang dikawal Rizky Ridho dan Shayne Pattynama tetap rapat. Babak pertama ditutup dengan skor 26-9 untuk Stars setelah Beckham Putra dan Riko Simanjuntak menambah dua gol lagi.
Kuarter ketiga menjadi periode pembantaian: Stars mencetak 14 poin tanpa balas melalui serangan balik kilat dan tembakan luar kotak. Marselino Ferdinan mencatat hat-trick dengan tiga gol dan empat assist, sementara Thom Haye menyumbang tiga gol serta lima assist. David da Silva menutup dominasi kuarter itu dengan gol voli spektakuler dari umpan silang. Di kuarter keempat, Stripes hanya mampu menambah enam poin melalui gol hiburan dari pemain Persita dan PSBS, sementara Stars menutup laga dengan tujuh gol tambahan—termasuk dua dari Marselino dan satu dunk-style finish dari Haye. Skor akhir 47-21 mencerminkan efisiensi tinggi Stars: 47 gol dari 64 tembakan (73%), sementara Stripes hanya 21 dari 52 tembakan (40%).
Momen Ikonik dan Penghargaan Individu: USA Stars Dominasi Stripes 47-21 di Final
Malam itu penuh momen yang langsung viral. Salah satunya adalah gol Marselino Ferdinan di kuarter ketiga: ia menerima umpan panjang Thom Haye, melewati dua bek, lalu menyelesaikan dengan rabona shot dari luar kotak yang membuat penonton berdiri. Ada juga play kolaborasi antara Haye dan da Silva—Haye memberikan no-look pass, da Silva menyelesaikan dengan overhead kick yang spektakuler. Setelah laga, Marselino Ferdinan dinobatkan sebagai MVP All-Star 2026 berkat 3 gol, 4 assist, dan energi tanpa henti sepanjang pertandingan. Thom Haye meraih Best Playmaker dengan 5 assist dan 3 gol, sementara Rizky Ridho mendapat apresiasi atas kepemimpinan defensif. Dari Stripes, kiper Persis Solo mendapat pujian karena beberapa penyelamatan gemilang meski kebobolan banyak. Acara tambahan seperti kontes keterampilan juga dimenangkan pemain Stars: Haye juara tendangan bebas, Marselino menang lomba kecepatan.
Dampak dan Reaksi Pasca Pertandingan
Kemenangan besar USA Stars tidak hanya menghibur, tapi juga menegaskan kualitas skuad dari tim-tim papan atas musim ini. Persib dan Persija mendominasi komposisi Stars, dengan Haye dan Marselino kembali membuktikan status mereka sebagai dua gelandang terbaik liga. Pelatih timnas Shin Tae-yong yang hadir di tribun menyebut pertandingan ini sebagai ajang pemantauan ideal menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026. Para pemain Stripes, meski kalah telak, tetap menikmati momen langka bermain bersama rival-rival mereka. Suporter dari berbagai klub bersatu dalam satu stadion, menciptakan atmosfer persatuan yang jarang terlihat di laga kompetitif. Secara komersial, acara sukses besar: tiket habis terjual dalam hitungan jam, rating TV mencapai puncak musim, dan penjualan jersey pemain Stars melonjak drastis.
Kesimpulan
Team USA Stars mendominasi Team Stripes dengan skor 47-21 di final All-Star Game Liga 1 2025/26 pada 15 Februari 2026 di SUGBK. Penampilan superior Marselino Ferdinan, Thom Haye, dan rekan-rekan membuat laga ini jadi pesta gol dan hiburan murni. Dominasi dari awal hingga akhir menegaskan kualitas pemain papan atas sekaligus memberikan jeda meriah di tengah kompetisi ketat. Di pertengahan Februari 2026, All-Star Game sukses menghibur puluhan ribu penonton dan jutaan pemirsa, sekaligus mengingatkan bahwa sepak bola Indonesia punya talenta-talenta luar biasa. Pekan ke-21 ditutup dengan sempurna—sekarang fokus kembali ke liga reguler menuju akhir musim yang semakin panas.