Rumor Trade: DeMar DeRozan & Jrue Holiday Dibahas. Rumor perdagangan terbaru yang mengguncang pasar NBA menjelang deadline trade 2026 melibatkan dua nama besar: DeMar DeRozan dari Sacramento Kings dan Jrue Holiday dari Boston Celtics. Diskusi awal antara kedua tim dilaporkan sudah terjadi, meski belum mencapai tahap negosiasi formal atau penawaran konkret. Kombinasi ini menarik perhatian karena menggabungkan veteran pencetak poin berpengalaman dengan playmaker bertahan kelas dunia, yang berpotensi mengubah dinamika Wilayah Barat dan Timur sekaligus. Di tengah musim yang masih panjang, rumor ini muncul sebagai salah satu plot twist paling menarik menjelang akhir Februari, terutama mengingat kedua pemain masih berada di level All-Star caliber dan memiliki kontrak yang relatif manageable. MAKNA LAGU
Latar Belakang dan Alasan Rumor Muncul: Rumor Trade: DeMar DeRozan & Jrue Holiday Dibahas
DeMar DeRozan, yang baru bergabung dengan Sacramento Kings musim ini, tampil solid dengan rata-rata sekitar 23 poin per laga dan tetap menjadi ancaman utama di mid-range serta clutch time. Namun Kings, meski berada di zona playoff Barat, merasa perlu penyesuaian besar untuk melangkah lebih jauh—khususnya di sisi playmaking dan pertahanan perimeter yang konsisten. Jrue Holiday, di sisi lain, masih menjadi salah satu guard bertahan terbaik liga meski usianya sudah 35 tahun. Ia rata-rata mencetak 12-14 poin dengan 5-6 assist sambil menjadi kunci pertahanan Celtics yang tetap elit.
Rumor ini bermula dari kebutuhan kedua tim yang saling melengkapi. Celtics dikabarkan mempertimbangkan opsi untuk menurunkan beban pajak luxury dan mendapatkan pencetak poin veteran yang bisa mengurangi tekanan pada Jayson Tatum dan Jaylen Brown di akhir quarter. DeRozan yang dikenal sebagai mid-range assassin dan clutch performer dianggap cocok untuk peran sixth man atau starter scoring di Boston. Sementara Kings melihat Holiday sebagai upgrade besar di lini belakang—mampu mengatur tempo, menjaga guard lawan terbaik, dan tetap memberikan assist berkualitas tinggi.
Struktur kontrak juga mendukung rumor ini. DeRozan memiliki kontrak yang lebih pendek dan lebih mudah dimasukkan ke dalam salary match, sementara Holiday masih punya dua tahun tersisa dengan opsi yang bisa dievaluasi Celtics. Kedua tim juga memiliki aset pick yang cukup untuk membuat deal menjadi realistis jika ingin menambahkan sweetener.
Potensi Dampak dan Tantangan Deal: Rumor Trade: DeMar DeRozan & Jrue Holiday Dibahas
Jika trade ini benar-benar terjadi, dampaknya akan sangat signifikan. Bagi Kings, menambahkan Jrue Holiday berarti mereka mendapatkan guard yang bisa mengimbangi De’Aaron Fox di backcourt, sekaligus meningkatkan pertahanan secara drastis. Holiday dikenal mampu menjaga 1-3 dengan baik dan sering mengganggu passing lane lawan—sesuatu yang bisa membuat Kings lebih tangguh melawan tim-tim seperti OKC, Denver, atau Dallas di playoff. Di sisi ofensif, ia tetap bisa menciptakan untuk DeRozan, Fox, dan Domantas Sabonis tanpa mengambil banyak bola.
Boston Celtics akan mendapatkan DeMar DeRozan sebagai senjata scoring tambahan yang sangat dibutuhkan ketika Tatum atau Brown menghadapi double-team. Kemampuan DeRozan mencetak di mid-range dan free-throw line membuatnya sulit dijaga, terutama di playoff di mana spacing sering menyempit. Ia juga membawa pengalaman veteran yang bisa membantu Celtics mempertahankan mentalitas juara.
Tantangan terbesar adalah matching salary dan sweetener. Celtics harus mengirimkan kontrak yang sesuai nilai Holiday (sekitar $30 juta per tahun), sementara Kings mungkin diminta menambahkan pick atau pemain muda untuk membuat Celtics tertarik melepas salah satu pilar pertahanan mereka. Belum lagi pertimbangan pajak dan chemistry—kedua pemain adalah veteran yang sudah terbiasa menjadi opsi utama, sehingga adaptasi menjadi kunci.
Kesimpulan
Rumor perdagangan DeMar DeRozan dan Jrue Holiday masih berada di tahap diskusi awal, namun potensinya sudah cukup besar untuk membuat seluruh liga memperhatikan. Deal ini bisa menjadi salah satu blockbuster terbesar menjelang deadline trade Februari 2026, mengubah peta kekuatan baik di Wilayah Timur maupun Barat. Bagi Kings, Holiday adalah kesempatan untuk menjadi tim yang lebih lengkap dan bertahan. Bagi Celtics, DeRozan bisa menjadi missing piece untuk mempertahankan status contender tanpa mengorbankan inti muda mereka. Meski belum ada kepastian, rumor ini sudah membuktikan bahwa musim ini masih jauh dari selesai—dan kedua tim besar ini tampaknya siap melakukan langkah berani demi meningkatkan peluang juara. Penggemar NBA hanya perlu menunggu beberapa minggu lagi untuk melihat apakah diskusi ini berubah menjadi kenyataan atau hanya menjadi spekulasi panas musim dingin.