Timberwolves Akhiri 5 Kekalahan Beruntun. Minnesota Timberwolves akhirnya memutus rekor kekalahan beruntun lima laga setelah menang meyakinkan 118–104 atas Portland Trail Blazers pada 28 Januari 2026 malam di Target Center, Minneapolis. Kemenangan ini datang di saat yang tepat bagi Wolves yang sedang terpuruk di papan tengah Wilayah Barat dengan rekor 24–22. Anthony Edwards memimpin dengan 32 poin, 7 rebound, dan 6 assist, sementara Rudy Gobert mendominasi paint dengan 18 poin dan 15 rebound. Pertandingan ini juga menandai penampilan terbaik Julius Randle sejak bergabung dengan tim, menyumbang 22 poin dan 9 rebound dari bangku cadangan. REVIEW WISATA
Jalannya Pertandingan Timberwolves: Timberwolves Akhiri 5 Kekalahan Beruntun
Wolves mengambil kendali sejak kuarter pertama. Edwards membuka dengan tiga tembakan tiga angka berturut-turut, sementara Gobert langsung menguasai rebound dan blok. Skor kuarter pertama berakhir 32–22 untuk Minnesota. Di kuarter kedua, Portland sempat mendekat berkat permainan cepat Anfernee Simons, tapi Wolves menutup babak pertama dengan keunggulan 62–50 setelah run 12–2 yang dipimpin Randle dan Mike Conley. Babak kedua Wolves semakin lepas. Edwards mencetak 14 poin lagi di kuarter ketiga, termasuk dunk spektakuler di transisi. Gobert terus mendominasi paint dengan 5 blok dan 8 rebound di dua kuarter terakhir. Portland hanya mampu mencetak 54 poin di babak kedua karena pertahanan Wolves yang sangat rapat. Skor akhir 118–104 menunjukkan dominasi Minnesota di kedua sisi lapangan: 52% tembakan, 14/32 dari luar garis tiga, dan hanya 10 turnover. Portland tertahan di bawah 42% tembakan dan kalah rebound 48–38.
Performa Pemain Kunci: Timberwolves Akhiri 5 Kekalahan Beruntun
Anthony Edwards kembali jadi motor utama dengan 32 poin (11/19 FG, 5/9 3PT), 7 rebound, 6 assist, dan 3 steal. Ia memimpin transisi dan menjadi ancaman utama sepanjang laga. Rudy Gobert tampil sebagai benteng pertahanan dengan 18 poin, 15 rebound, 5 blok, dan 2 steal—performa double-double klasiknya. Julius Randle yang masuk dari bangku cadangan memberikan energi besar dengan 22 poin dan 9 rebound dalam 28 menit. Mike Conley dan Nickeil Alexander-Walker juga berkontribusi dengan 12 dan 10 poin masing-masing. Pelatih Chris Finch memuji fokus tim setelah laga: “Kami bermain dengan energi dan disiplin yang kami butuhkan. Ini kemenangan tim, dan semua orang berkontribusi.” Portland, di sisi lain, tampak kelelahan setelah jadwal tandang panjang dan kurangnya kedalaman skuad.
Dampak bagi Klasemen dan Prospek Wolves
Kemenangan ini membawa Wolves ke rekor 25–22 dan naik ke peringkat 7 Wilayah Barat, kembali masuk zona playoff play-in. Dengan sisa jadwal yang cukup seimbang, tim ini punya peluang besar finis di 6 besar jika bisa mempertahankan konsistensi. Edwards semakin matang sebagai pemimpin tim, sementara kedalaman skuad dengan Randle dan Gobert membuat Wolves punya opsi lebih banyak di paruh kedua musim. Untuk Portland, kekalahan ini memperpanjang tren buruk mereka musim ini. Mereka kini berada di dasar klasemen Barat dengan rekor 10–36 dan semakin jauh dari zona playoff.
Kesimpulan
Kemenangan 118–104 atas Portland Trail Blazers menjadi penawar manis bagi Minnesota Timberwolves setelah lima kekalahan beruntun. Penampilan luar biasa Anthony Edwards (32 poin) dan Rudy Gobert (18 poin + 15 rebound) menunjukkan bahwa tim ini punya potensi besar jika semua pemain fit dan fokus. Dengan rekor 25–22, Wolves kembali masuk zona play-in dan terlihat sangat siap bersaing di paruh kedua musim. Bagi penggemar Minnesota, ini adalah sinyal bahwa masa sulit sudah berakhir—dan masa depan cerah sedang menanti. Terus dukung Wolves—tim ini sedang bangkit kembali ke peta besar NBA. Go Wolves!